Selasa, 10 Maret 2015

Cerita motivasi



Gagal
Kami berja lan perlahan menembus dunia malam. Langkah langkah kecil kami menyusuri jalanan batu yang tidak rata. Disusun secara sembarangan tanpa memperdulikan kerapian, tapi  memang seperti itulah seharusnya . semerawut tapi pas.
   Jalan setapak itu menghubungkan bagian belakang villa dengan jalan raya. Malam itu adalah malam perpisahan kelas kami. Akhirnya setelah   tiga tahun belajar membanting tulang hanya untuk sebuah status kelulusan yang belimk bisa di jadikan pegangan hidup .
Kami lulus smu.tetapi tugas belajar kami belum berakhir ,kami masih bisa dan harus belajar lagi .
Banyak orang bijak dan sok bijak bilang bahwa hidup ini adalah pembelajaran ,selama kita hidup kita selalu bisa belajar apa saja ,di mana saja dan dari mana saja .that’s  not the poin’t,yang aku maksud adalah kami khususnya aku harus lanjut lagi ke bangku kuliah .tahu sendiri kan,sekarang ini cari pekerjaan sulitnya minta ampun ,apa lagi hanya mengandalkan ijazah smu ,belajar dari kehidupan tidak akan ber akhir dgn beberapa huruf tambahan di belakang nama kita yang salah satu alasan mengapa keadaan negara kita tercinta ini tetap terpuruk terbukti lebih di hargai dgn kemampuan yang kita miliki.
Lagi pula papaku pinginnya aku nerusin kuliah kedokteran apalagi berpropesi menjadi dokter ,supaya bisa nolongin orang sakit .tentu saja di atas nilai di atas ada tujuan lain yang lebih manusiawi ,uang status sosial.
Sebenarnya aku gak ter tarik kuliah kedokteran apalagi ber profesi dokter.aku sama sekali bukan orang yhang punya bakat menjadi seorang dokter rumah sakit adalah tempat kedua di seluruh dunia yang aku takuti setelah kantor polisi.yang tidak ingin aku datangi

Tidak ada komentar :

Posting Komentar